Minggu, 24 Mei 2020

WARALABA DAN PEMASARAN LANGSUNG



   1  Pengertian Waralaba
Waralaba merupakan salah satu strategi pengembangan usaha yang disukai oleh pelaku usaha yang disukai oleh pelaku usaha yang tidak mempunyai kemampuan manajemen dalam berbisnis atau berusaha. Pelaku usaha yang memanfaatkan sistem waralaba, tidak perlu memperkenalkan nama usah maupun produknya sehingga biaya promosi atau iklan tidak dibutuhkan.

   2 Resiko Investasi dalam Usaha Waralaba
Sudah menjadi daya Tarik umum bahwa sistem waralaba memberikan keuntungan karena resiko bisnis yang lebih rendah. Resiko bisnis yang rendah adalah salah satu poin yang menjadi incaran banyak investor, terutama investor yang mempunyai karakter risk-avoider (penghindar resiko). Berikut merupakan hal-hal yang membuat sistem waralaba dikatakan beresiko rendah dan menarik bagi investor.
a.      Sistem waralaba tersebut telah teruji dan terbukti berhasil.
b.     Brand awareness usaha waralaba tersebut sudah cukup kuat di masyarakat
c.  Asistensi, pelatihan, dan kemudahan operasional yang diberikan sebagai bagian dari sistem waralaba.

   3 Persetujuan Waralaba
Sebelum melakukan kegiatan waralaba, penerima waralaba memerlukan suatu perjanjian dengan pemberi waralaba.ketentuan ini dimaksudkan untuk melindungi penerima waralaba. Perjanjian waralaba berdasarkan ketentuan yang terdapat di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata). Menurut Pasal 1313 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata) bahwa perjanjian atau persetujuan adalah suatu perbuatan dimana satu orang atau lebih mengikatkan diri terhadap satu orang lain atau lebih. Perjanjian mengandung unsur-unsur seperti adanya para pihak sebagai subyek, persetujuan antara para pihak, tujuan perjanjian diadakan, adanya prestasi yang akan dilaksanakan dan perjanjian dalam bentuk tertentu baik lisan maupun tertulis serta adanya syarat-syarat tertentu yang dituangkan dalam perjanjian.

   4  Pengertian Pemasaran Langsung
Pemasaran langsung (direct marketing) merupakan penyampaian pesan yang menggunakan satu atau beberapa media untuk menimbulkan pesan balik. Pemasaran langsung identic dengan penggunaan media perantara. Pemasaran langsung terdiri atas pengiriman penawaran, pengingat, pemberitahuan, atau hal lain kepada pelanggan di alamat tertentu.

   5 Keuntungan dari Pemasaran Langsung
Bauran promosi seperti periklanan, penjualan personal, promosi penjualan, publisitas, dan pemasaran langsung tentu memiliki keunggulan tersendiri. Berikut merupakan keunggulan pemasaran langsung.
a.       Tidak terikat waktu dalam penyampaian
b.      Efektif karena konsumen yang dituju tidak sembarangan.
c.       Terjadi feedback sehingga perusahaan dapat mengukur respon yang diberikan oleh konsumen
d.      Strategi pemasaran langsung sulit diketahui oleh pesaing karena masuk pada ranah pribadi.
Bagi konsumen perorangan, pemasaran langsung berfungsi sebagai pengingat produk atau informasi terkini yang mungkin belum diketahui oleh pelanggan setia.

   6 Teknik Alternatif Pemasaran Langsung
Banyak sekali bentuk-bentuk pemasaran langsung yang dapat dilakukan perusahaan. Berikut merupakan bentuk pemasaran langsung tersebut.
a.       Internet (email, E-Commerce, Internet Relay Chat, dan lain-lain)
b.      Telepon (telemarketing)
c.       SMS (Short Messaging Services), dan sebagainya
Dunia internet adalah dunia tanpa batas atau dalam bahasa pemasaran adalah transaksi tanpa batas. Dalam internet terdapat Electronic Mail (email) yaitu surat elektronik yang berfungsi untuk mengirimkan pesan. E-Commerce merupakan layanan internet yang digunakan untuk berbisnis. Penjual tidak perlu bertemu langsung dengan pembeli. Internet relay chat yaitu layanan chatting. IRC dapat membuat kita berkenalan dengan orang baru dan menambah teman sesuai dengan yang kita inginkan. Bahkan dalam perkembangannya kita bisa melihat wajah melalui Webcam. Telemarketing adalah orang-orang yang memasarkan atau mensosialisasikan produk atau jasa melalui media telepon. SMS broadcast adalah layanan SMS yang dikirim ke banyak nomor tujuan dengan waktu yang bersamaan.

   7  Multi Level Marketing
Multi level marketing (MLM) atau dikenal sebagai pemasaran jaringan adalah suatu sistem penjualan produk yang dilakukan oleh suatu perusahaan dengan memanfaatkan pembeli atau pemakai produk tersebut sebagai tenaga distributor untuk melakukan penjualan langsung ke konsumen lagi. Pada umumnya harga barang yang ditawarkan ke konsumen adalah harga produksi ditambah komisi yang menjadi hak distributor. Dalam MLM terdapat istilah upline dan downline. Upline atau disebut sebagai promotor, referral, perekrut adalah seorang anggota yang sudah terlebih dahulu mendapatkan hak keanggotaan dan mempunyai hak untuk mendistribusikan produk-produk dari perusahaan tempat dia bergabung. Downline adalah seorang anggota bawahan yang baru bergabung yang direkrut oleh seorang upline dan bersedia ikut mendistribusikan produk-produk dari perusahaan tersebut.

Sumber :
Yuswanto, Slamet. 2019. MEREK NAFAS WARALABA. Yogyakarta: Penerbit Deepublish.
Sarosa, Pietra. 2004. Kiat Praktis Membuka Usaha MEWARALABAKAN USAHA ANDA. Jakarta: PT Elex Komputindo.
Sukoco, Sampir Andrean. 2018. NEW Komunikasi Pemasaran: Teori dan Aplikasinya. Jember: CV Pustaka Abadi.
Djalimin, Judirman. 2016. Sudah Lama di MLM, Kenapa Belum Sukses?. Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar